Membaca Mengajarkan Kita Bersikap Bijak


Saya selalu meyakinkan Jani (dan juga diri saya sendiri sebenarnya) bahwa membaca apapun akan mampu membuat kita menjadi lebih bijak dalam bersikap.

Tantangan yang dijalaninya di game level 5 ini, membiasakan anak membaca, melatih Jani untuk lebih bijak bersikap sehari-hari. Seperti yang menjadi tujuan dari kebiasaan ini adalah anak mampu membaca 'tanda-tanda' di sekelilingnya. Mulai dari dirinya sendiri sampai dengan kondisi dan keadaan di sekitarnya.

Kebiasaan membaca ini, melatihnya untuk lebih paham mengenai apa yang sedang terjadi dan bagaimana sebaiknya menyikapinya. Seperti saat ini, saat saya membacakan seputar Kuil Parthenon, Athena di serial buku My First Cartoonal EncyclopeBee, seri Around The World Amazing Stories of Great Buildings edisi Europe, terbitan Pustaka Lebah. Ada pesan bagus yang dapat ditangkap oleh Jani bahwa tempat-tempat suci selayaknyalah dipelihara dan dijaga dengan baik, oleh siapapun.

"Besok kalau ada teman-temanku yang suka bikin kotor di TPQ, aku tegur Bun"

Oia, kelas-kelas TPQnya Jani saat ini menggunakan teras dan beberapa sisi ruangan di mesjid, karena TPQnya masih dalam proses renovasi.

"Nggak cuma mesjid dek, atau rumah ibadah lainnya. Seharusnya disemua tempat kita harus menjaga dan merawatnya bersama, agar tempat dan bangunan tersebut menjadi terawat dan bisa dinikmati hingga generasi-generasi selanjutnya. Kan banyak sejarahnya yang nanti bisa dipelajari"
"Kayak yang di kota lama itu ya, bun? Lawang Sewu, Sam Po Kong? Gitukan?. Kalau nggak dirawat, sekarang ini kita nggak bakalan taukan?"

Dengan membaca kita jadi tau bahwa ada banyak hal yang dapat kita pertahankan dan lestarikan. Membaca membuat kita menjadi paham bahwa nilai-nilai yang kita pertahankan dan lestarikan tersebut adalah bagian dari peradaban yang menuntut tanggung jawab kita untuk menjaganya.



#HariKe8
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst



Komentar