Huaaaaaa ... rasanya tiap pekan, ada saja tantangan yang harus kami lakukan. Dan kali ini tantangannya, berkenalan dengan teman-teman lain yang beda regional, dan beda keluarga!. Berkenalan dan menanyakan apakah teman-teman lain sudah bahagia dan kenyang di keluarganya?
Ah iya, selama ini kami asyik dengan keluarga kami sendiri. Bahagia dan kenyang dengan masakan yang dihadirkan tiap saat. Padahal, sangat bisa jadi ada teman-teman yang tidak bahagia di luar sana. Belum menemukan keluarga idealnya. Maka, sejatinya kami harus keluar, mencari dan menanyakan ke teman-teman lain, bagaimana perasaannya saat ini berada di keluarganya.Awalnya, saya merasa akan terhambat mengerjakan tantangan kali ini. Saya tipikal gak pernah aktif di FB group, hanya biasa stalking 😊 dan nyaman di pojokan. Rasanya mau mengerjakan tantaangan ini jadi maju mundur. Terlebih beberapa teman yang aktif, langsung mengambil action di saat video bu Septi tentang camping ini belum berakhir. Wow, gerak cepat. Ngeper saya hahahaha ...
Melihat banyaknya teman yang antusias untuk mencari teman-teman baru, akhirnya saya memberanikan diri untuk menawarkan pertemanan saya di kolom komentar video life bu Septi di laman Institut Ibu Profesional disertai dengan link WA saya. Dan alhamdulillah ... saya memiliki teman baru sebanyak 25 orang hingga saat jurnal ini saya tulis.
Randomnya kita mencari teman baru ini, sedikit banyaknya membuat saya meyakini apa yang disampaikan bu Septi bahwa, kita pasti digerakkan oleh sesuatu untuk berkenalan dengan orang baru. Dan, dari 23 pertemanan baru, dua orang teman yang saya coba hubungi, satu meresponnya dengan baik, satunya lagi, sama sekali pesan saya tidak dibaca, hahahahaha.
Dua puluh tiga orang teman baru yang mengklik tautan link WA yang saya sertakan di komen perkenalan, membuat saya paham apa yang menggerakkan mereka untuk mengklik link WA saya. Kesimpulan yang saya dapat adalah mereka mereka merasa sreg dengan kalimat ajakan pertemanan saya, merasa tertarik dengan kebahagian saya sudah berada di keluarga utama dan juga tertarik denga kegiatan saya (saya menuliskan kalau saya aktif di kegiatan kampanye anti bullying), dan hanya 1 orang yang mengaku mengklik WA saya secara acak dan random, hehehehe.
Diantara teman-teman baru ini, ada beberapa yang akhirnya menjadi obrolan yang sangat akrab. Tidak hanya sekedar basa basi perkenalan sehubungan dengan tugas ini. Bahkan, dengar cerita beberapa teman, ada yang langsung menyodorkan list isian pertemanan untuk diisi. Hahahahahaha, serasa disensus deh. Alhamdulillah, semua teman baru yang saya temui, mengawali perkenalan kami dengan cara yang lebih "sreg". Obrolan kami juga tidak hanya berfokus pada kenalan yang menjadi tantangan dipekan ini. Kami bahkan sempat ngobrol asyik bahas isu-isu bullying dan lain-lain, bahkan, ada berencana untuk bertemu dengan beberapa teman baru. Aaahh ... perkenalan yang menyenangkan bukan?
Dari semua teman baru saya, hampir semuanya menyatakan bahwa mereka bahagia dan kenyang di keluarganya. Hanya ada 1 orang yang sempat kecewa dengan keluarganya dan akhirnya berpindah ke keluarga lain yang lebih membuatnya bahagia.
Kelas Manajemen Emosi menjadi kelas favorit banyak teman baru saya. Ada 7 orang yang memilih bahagia dan kenyang di Manajemen Emosi. Sebagian besar beralasa bahwa ilmu-ilmu yang disharingkan di keluarga Inside Out, nama keluarga Manajemen Emosi, dibutuhkan dalam hidup. Beberapa juga merasa bahwa ilmu-ilmu di Manajemen Emosi, sangat membantu mereka dalam menghadapi kehidupan sehari-hari.
Hasil ini sudah saya prediksikan bahwa keluarga manajemen, entah itu emosi atau waktu, pasti akan menjadi keluarga favorit karena dua keluarga ini memiliki anggota keluarga paling banyak, 400an lebih. Yes, big family. Hahahahaha ...
Selain memiliki anggota keluarga yang banyak, hasil dari ngobrol dengan teman-teman manajemen emosi adalah karena mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Sharing pengalaman dan ilmu yang tidak pelit diberikan, membuat teman-teman pada enggan untuk berpindah. Ini seperti, kita lapar dan di depan ada hidangan favorit kita yang dimasak dengan penuh cinta oleh emak hahahahaha... lengkap kelezatannya. Bahagia dan super kenyanglah pasti.
Tantangan pekan ini akhirnya berjalan dengan sangat baik. Saya bersyukur berteman dan berkenalan denhanteman-teman baru dari berbagai kota dan tempat. Mengobrol dengan mereka dan saling mensupport satu sama lain. Aaaah, indahnya kebersamaan ya?
#janganlupabahagia
#jurnalminggu5
#kelasulatulat
#kelasbundacekatan
#kelasbuncekbatch1
#thejungleofknowledge
#institutibuprofesional






Komentar
Posting Komentar
Terima kasih untuk hadirnya