Doa Terbaik (Day 5)


Apa yang paling membanggakan bagimu wahai Ibu?
Akan banyak sejuta jawaban yang akan kita dapatkan. Tapi bagi saya, salah satu hal yang membanggakan saya adalah saat anak kita ingin menjadi seperti kita dalam versi terbaik. Rasanya speechless.

Sore, beberapa waktu lalu Jani saya ajak dalam kegiatan Komunitas Ibu Profesional Semarang di acara Happy Ramadan Kareem. Isi kegiatan tersebut adalah Taushiyah, donasi baju layak pakai dan berbagi paket berbuka puasa untuk dhuafa.

Persiapan acara
Karena saya bertanggung jawab dengan kegiatan ini, maka beberapa hari sebelumnya saya sudah mempersiapkannya. Saya ajak Jani juga untuk terlibat di acara ini. Mulai dari menyortir baju-bajunya yang akan diberikan untuk donasi, membantu saya menyiapkan perlengkapan dan kebutuhan untuk acara tersebut, dan membantu saya mengerjakan beberapa pekerjaan rumah, saat saya asyik di depan komputer dan tab, untuk berkoordinasi dengan teman-teman satu tim yang bertugas. Tanpa saya minta dan suruh, dia mengerjakannya sendiri. 

Sorenya, saat acara dimulai, Jani cukup anteng mendengarkan dan menyimak Taushiyah dari ustadzah. Dan setelahnya, sangat antusias membantu untuk membagikan paket berbuka ke kaum dhuafa yang datang menukarkan voucher gratisnya. Semua dilakukannya tanpa saya minta.

Berbagi paket buka puasa
Setelah acara selesai, kami beberes untuk pulang dan dalam perjalanan pulang, kami membicarakan kegiatan tadi. Mulai dari keingintahuannya tentang acara tersebut bagaimana bisa berlangsung. Mengapa nasinya diberikan gratis, mengapa harus dhuafa yang diutamakan untuk mendepatkannya sampai ke masalah dana. Darimana uang untuk beli nasi kotak dan takjil yang tadi diberikan gratis., siapa yang punya ide kegiatan ini, dan pertanyaan-pertanyaan yang cukup detail menurut saya. Waktu saya jelaskan tentang mekanisme dan tujuan dari acara ini, dan juga ide yang akhirnya dijalankan, spontan dia minta untuk diikutkan dalam kegiatan berikutnya dan juga berencana mau melakukan hal yang sama, membagi paket berbuka ke panti asuhan. 

"Bunda, aku seneng deh tadi bisa ikutan. Sabtu depan, aku ikut lagi ya..."
"Alhamdulillah... iya, Insya Allah Sabtu depan, kita bisa datang lagi ya dek. Bantuin lagi, mau nggak?"
"Mau mau mauuu ...aku seneng bantu-bantuin. Itu, orang miskin yang dapat nasi untuk buka, pasti senang ya bun, nggak usah beli jadi uangnya bisa disimpan buat lebaran. Kan Bunda bilang, kalau Lebaran tuh butuh uang banyak. Tapi, kok Bunda nggak tiap hari kasih nasinya?"
"Iya dek, maunya gitu ... tapi, alhamdulillah baru bisa seminggu sekali. Insya Allah, besok-besok bisa bersedekah lebih banyak dan lebih sering ya dek. Biar nanti semakin banyak yang nggak bisa beli makan, bisa makan".

Dan, seiring dengan ucapan Aamiin nya, mobil kami sudah memasuki halaman rumah. 

"Doa dong Bun, kan kata ustadzah tadi... kalau mau minta apa saja, doa saja sering-sering, biar di dengar sama Allah dan dikabulin. Dan aku mau doa sama Allah, biar dek Jani kayak Bunda, baik hati".

Alright ... si bungsu saya ini, sukses buat saya berkaca-kaca dan mengharu biru.
Yes, she is my little angel dan dia adalah guru kehidupan saya yang luar biasa.  


#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kuliahbundasayang

Komentar