Jani, Si Pencerita Handal (Day1)


Setelah rehat beberapa pekan, tantangan di kelas Bunda Sayang mulai memasuki semester baru. Kali ini tantangan berupa pengamatan terhadap pasangan atau anak. Yang diamati adalah hal-hal baik yang merupakan kelebihan dan kebaikan pasangan atau anak. Dan... yep, ditantangan ini, saya dan Jani, anak bungsu saya, berpartner.

Sebagai Ibu dengan tiga anak perempuan, rasanya agak susah menghilangkan kelatahan saya untuk membandingkan satu sama lainnya. Meski saya sadar betul bahwa hal tersebut tidak baik dan tidak adil tentunya untuk anak-anak saya. Dalam proses belajar untuk bersikap lebih baik terhadap anak-anak, saya selalu mencoba berusaha menjadi pendengar dan pengamat yang baik disetiap kesempatan. 

Si Pencerita handal
Ketiga anak perempuan saya memilki sifat-sifat yang berbeda-beda. Jani, si bungsu saya ini, menurut saya, sangatlah peka dan sensitif. Selain itu, saya amati, si Auditori linguistik saya ini,  memiliki daya imajinasi yang cukup tinggi dan cara berkomunikasi yang baik. Seperti apa yang dilakukannya pagi kemarin, saat saya diminta menemaninya bermain bersama beberapa mainannya. Lakon tentang kehidupan sehari-hari pertemanannya di sebuah negeri dongeng. Dan dia berperan sebagai Ibu Peri nan bijak. Menasehati penduduknya yang saling bermusuhan. Duh, saat dia memberikan nasehat itu, rasanay kayak mendengar "ocehan" saya sehari-hari, hahahaha.

Lagi berperan sebagai Ibu peri nan bijak 😁
Saya tertarik dengan beberapa pilihan kata dan juga intonasi Jani pada saat dia berperan sebagai Ibu Peri nan bijak itu. Serasa mendengar drama di radio! 
"Ayolah...kau tidak bisa selalu jahat begitu. Bagaimana perasaan temanmu? Apakah kau mau hidup sendiri?. Kau tak lihat hatinya hancur?"
Ahaayyyy... sepotong kalimat yang diucapkannya ini, membuat saya senyum-senyum sendiri. Apalagi saat dia menanyakan kata-kata yang sebenarnya dia sendiri tidak begitu paham maknanya,  ke saya, "Bunda, hati hancur itu maksudnya gimana sih?"

Nah. lho? 

#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang

Komentar