Dibanding kedua kakaknya, Jani termasuk yang suka dengan binatang. Dulu, kami punya 2 ekor kelinci. Sekarang sudah tidak ada. Satunya hilang dan satunya lagi mati kaŕena sakit. Kelinci tersebut sebenarnya punya mb Nayya, kakaknya, tapi lebih sering Jani yang memperhatikan dan ikut merawatnya.
Kemarin, ada anak kucing nyasar ke rumah. Jani senang sekali dan sibuk memberinya makan dan minum (sayang sekali, moment ini terlewat saya potret) dan merayu saya agar diperbolehkan untuk memeliharanya. Tentu saja saya larang, karena bisa jadi anak kucing ada yang memilikinya. Dan benar saja, setelah menyatap nasi dan sepotong kecil ikan serta minum, anak kucing inipun pergi dari rumah kami. Tentu saja itu membuat Jani sedih. Dan meminta saya untuk besok sepulang sekolah, mengantarnya ke Petshop.
Hari ini, sepulang sekolah... setelah saya ajak dia mengikuti kegiatan saya dulu, barulah kami mampir ke petshop. Nih anak, betaaaah sekali berlama-lama di sini dan sayapun harus kuat menahan kantuk. Ah, sekali lagi... saya sama sekali tidak memotretnya, terkalahkan oleh ngantuk dan buku di tangan. Dan hampir 1 jam kami di petshop, tepatnya Jani sih, saya cuma ngejongkrok agak jauh di pojokan, melihat dia mondar-mandir, berpindah dari kandang marmut, kelinci, kucing hingga anjing.
"Dek Jani pengen cepet selesai Ramadannya"
"Kenapa?
"Pengen cepet-cepet punya kelinci. Boleh nggak, aku beli kandangnya dulu Bun? Itu, ada kandang warna biru yang aku suka. Daripada nanti pas kita beli, kandangnya sudah gak ada, kan mending belinya sekarang aja"
Hahahaha... bisa aja. Ntar aja ya dek ...
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang

Komentar
Posting Komentar
Terima kasih untuk hadirnya