Menabung Yuk (Day3)


Hari ini kami semua masih sibuk dengan pindahan sementara ke rumah Eyang, sehubungan dengan kegiatan renovasi rumah awal Juli nanti. Ternyata, cukup menyita waktu juga. Mulai dari pagi hingga menjelang maghrib. Itupun masih akan dilanjut esok hari (dan harus kelar usung-usungnya) karena pada hari Senin, renovasi sudah dimulai.

Dan apa kabar untuk pelaksanaan tantangan hari ketiga? Tetep donk ... bahkan pada waktu beberes, Danish mengingatkan saya untuk tidak lupa membawa tabungan "SIMASKU" (Simpanan Masa Depan Surgaku) yang kami dapat sewaktu menghadiri bazar di sekolah Islam beberapa waktu lalu. Kaleng SIMASKU ini tiap bulannya akan diambil oleh pihak yang berwenang, dicatat dan dikembalikan kembali ke kita. Waktu pengambilan tabungan, kesepakatan antara kita dengan pihak penyelenggara. Kami menyepakati tiap akhir bulan, tabungan tersebut bisa diambil.

Box tas yang cantik juga buatnyimpan uang 😊😁
Sewaktu kami beberes, Danish melihat box bekas wadah tas emaknya yang tidak terpakai dan si emak emang sengaja nyimpan karena sayang aja buangnya (boxnya lumayan kece soalnya). Dia request, box  bekas ini buatnya, untuk dibuat tabungan. Tugas emaknya membuat lubang di atas box untuk tempat memasukkan uang. Jadi toples plastiknya bisa diskip, diganti dengan box ini. Ah, okey ... gak masalah dan emaknya mah langsung aja setuju, secara gak perlu repot nyediain toples plastik. Dan Danishpun bilang "Kan lumayan, Bun, bisa menghemat. Nggak perlu keluar uang untuk beli toples plastik!" Ho...ho..ho... betul itu.

Nah, hari ini juga kami menyepakati untuk membuat tabungan bersama. Sehari masing-masing dari kami, akan menabung Rp. 2.000,- . Dimulai dari Juli 2018 sampai waktu yang tak terbatas. Dimasukkan dalam wadah yang transparan. Kami rencanakan tabungan ini akan kami buka lima tahun ke depan. 

Piggybank si Ayah yang inspiratif
"Piggy Bank" punya si Ayah yang sudah penuh ini menjadi inspirasi anak-anak untuk mempunyai tabungan yang "sejenis". Kalau si Ayah, isi Piggy Bank untuk nambah-nambah beli kambing kurban, hahahha... Sedangkan kalau tabungan bersama nanti, lima tahun yang akan datang baru dibuka, entah untuk apa uangnya ntar (pengennya anak-anak sih, untuk tambah-tambah dana pergi jalan-jalan ke luar negeri sekeluarga dan ngga backpackeran! Hahaha ... tau aja mereka kalau emaknya demen yang hemat-hemat dan kalo pergi kudu giliran wkwkwkwkwk). 

Tapi apapun tujuan dari menabung entah itu untuk kepentingan pendidikan ataupun jalan-jalan misalnya, semua sama baiknya. Karena menabung tidak hanya sekedar kegiatan menyimpan uang. Tapi mengajarkan anak banyak hal. Belajar memilah, menahan keinginan, fokus dengan tujuan, menghargai proses dan beberapa hal baik lainnya. Dan itu semua harus mereka lakukan dengan senang hati tanpa paksaan.

#Tantangan10hari
#Level8
#KuliahBunSayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Komentar