Hari ini Jani menikmati hari Minggunya di rumah saja. Tidak jadi berenang akhirnya mengajak mba Danish untuk main bersama. Main kantor-kantoran. Untungnya si mbak Danish masih mau diajak main, hehehehehe ...
Main kantor-kantoran?
Iya, Jani menjadi bosnya, mba Danish yang jadi pegawainya. Maka si bos Jani pun membuat syarat dan peraturan untuk pegawainya. Salah satu syarat menjadi pegawainya adalah tidak pikun. Hah?! Kata si bos kecil ini susah punya pegawai pikun. Apa-apa lupa, bisa berantakan urusan kantor. Bah ... galak kali dia.
Waktu saya tanya, kenapa membuat syarat dan peraturan untuk pegawainya?
"Ya harus bun, soalnya kalau nggak, semua orang yang aku ga pengen, nanti jadi pegawaiku. Susah ngaturnya. Dan, biar mereka juga tau, kalau kerja di aku harus nuŕut sama aku".
Hahahaha... ini mungkin maksud Jani, setiap calon pegawainya harus sesuai dengan apa yang dibutuhkannya. Dan ini sepertinya terinspirasi dari obrolan saya dengan salah satu teman yang sempet dicuri dengarnya barangkali, soal syarat dan mematuhi peraturan. Serunya perbincangan si emak sama temannya ini, mungkin terekam jelas di benak Jani.
![]() |
| Mb Danish, pegawai Jani yang harus berpakaian rapi dan sopan |
Tapi yang serunya, di permainan kali ini, sisi kreatif Jani membuat peraturan menjadi customized yang sekaligus menjadi solusi baginya.
Semoga kelak menjadi pemimpin dan bos yang amanah ya dek Jani 🙏🙏🙏
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinksmart



Komentar
Posting Komentar
Terima kasih untuk hadirnya