Tali Sepatu (Day15)

Jani nggak begitu suka dengan sepatu kets bertali. Meski dia sudah bisa mengikat tali sepatunya dengan benar, tapi dia lebih suka memilih sepatu kets tanpa tali untuk sepatu sekolahnya.

Nah, untuk kaki seukurannya, nomer 35/36, nggak banyak tersedia sepatu kets tanpa tali. Apalagi sepatu berwarna hitam. Dan sepatu kets hitam bertalipun punya banyak sekali pilihan dibanding yang tidak bertali. Jadi, karena ada keharusan untuk pakai sepatu kets bertali berwarna hitam, khususnya untuk sepatu olahraga, maka suka tidak suka, Jani memakainya. Dan seringnya tali sepatunya lepas ikatannya karena masih tersisa panjang untuk mengencangkan ikatannya dalam bentuk pita.

Maka malam ini saya ajak dia untuk mencari solusi bagaimana agar tali sepatunya bisa lebih pendek untuk ikatan terakhir. Sehingga dia tidak terlalu direpotkan untuk selalu membenarkan ikatannya. Dan ... pilihannya adalah searching ke google. Mencari contoh-contoh ikatan tali sepatu.

Dibantu saya untuk lebih detail menerangkan maksud gambar, akhirnya ... tali sepatupun berhasil menjadi lebih pendek. Apakah persis dengan contoh di google? Nggak, hahahaha .... tapi setidaknya Jani sudah berupaya dan hasilnya menurut saya tidak mengecewakan. Seenggaknya juga, ikatan tali sepatunyapun antimainstream, hehehehe ... secara emaknya cuma bisa sejajar atau menyilang, nggak variatif pokoknya 😆😆😁.

Dan cara yang dilihatnya di google pun baginya hanya untuk panduan. Kenyataannya, lebih banyak dengan caranya sendiri. Saya? Awalnya sih pengen interupsi karena caranya Jani kok beda dengan yang dicontohkan, tapi menahan diri ... dan ternyata berhasil juga dengan caranya sendiri.

Hasil ikatan Jani 😁😊

Membiarkannya untuk mencari cara dalam memecahkan masalahnya, adalah cara terbaik kita untuk membuatnya belajar mandiri dan juga KREATIF tentunya.


#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative




Komentar