Pada saat tema Fitrah Seksualitas Anak menjadi tantangan di game level 11 ini, saya bersemangat untuk mengikuti diskusi tiap-tiap kelompok (meski kadang saya telat untuk hadir di jam diskusi 😄😄).
Konsep tentang fitrah seksualitas anak ini, jauh sebelumnya sudah saya terapkan ke keluarga saya, anak-anak dan juga suami. Saya memulainya sedini mungkin, bahkan sejak anak-anak masih sangat kecil. Berawal dari mengenalkan jenis kelamin mereka dan menggunakan bahasa yang benar terhadap organ-organ intim dan pribadi mereka.
Setiap hari dan setiap saat, anak-anak saya biasakan untuk menggunakan kata-kata yang benar. Kami, saya dan suami selaku orang tua mereka, punya tujuan, suatu saat anak-anak akan bertanya hal-hal sehubungan dengan seksualitas mereka, maka kamilah yang menjadi rujukannya. Dan waktu yang kami nantikan bertahun-tahun lalu, sekarang kami alami.
Tema bulan ini mengingatkan saya dan suami untuk tetap menjalankan tugas kami sebagai orang tua untuk selalu hadir di setiap tahapan perkembangan mereka. Saat ini, saat dua anak perempuan kami beranjak remaja dan akil baligh, saatnya Ayah mereka menghadirkan dan menguatkan tentang sosok laki-laki dalam hidup mereka. Belajar tentang sifat-sifat dari sisi laki-laki yang dibutuhkan dalam hidup mereka, seperti kemandirian, self esteem, dan lain-lain.
Selesaikah tugas kami? Tentu tidak. Tapi, saat ini kami bukan orang tua yang panik dengan kondisi pergaulan anak-anak muda sekarang. Percaya terhadap anak-anak bahwa mereka mampu menjaga dirinya dan juga tentunya menitipkan kepada Sang Khalik, untuk menjaga anak-anak kami. Semoga Allah meridhoi saya dan suami, menjadi orang tua terbaik untuk anak-anak kami.
#aliranrasa
#bundasayang
#gamelevel11
#fitrahseksualitas


Komentar
Posting Komentar
Terima kasih untuk hadirnya