Mempunyai tiga anak perempuan itu, tantangan tersendiri buat saya khususnya, sebagai Ibu mereka. Karena saya merasa, sayapun masih banyak belajar untuk bisa menjadi role model yang baik bagi mereka.
Jadi ... sejak mereka kecil, sejak mereka mulai 'cerewet' menanyakan ini dan itu, sejak itulah saya ajarkan adab kepada mereka bagaimana seharusnya perempuan bersikap (saat itu saya masih fakir ilmu, jadi belum paham soal fitrah seksualitas). Yang saya tahu adalah bagaimana saya bisa mengajarkan ke anak-anak hal-hal yan baik. Kepada suamipun, saya terapkan bagaimana seharusnya beŕsikap terhadap ketiga anak perempuannya. Saya dan Ayahnya haruslah jadi contoh pertama bagi anak-anak bagaimana seharusnya bersikap, sebagaimlaki-laki dan juga sebagai perempuan. Saat anak-anak masih kecil, saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk mereka. Boleh dikata, sayalah orang yang paling tahu, bagaimana kondisi dan sifat anak-anak saya.
Sekarang, usia anak saya 13, 12 dan 9 tahun. Masa pre akil baligh (kecuali si sulung yang sudah 13 thn, sudah akil baligh). Masa, dimana saya dekatkan mereka ke Ayahnya. Agar mereka bisa tahu, bagaimana sebaiknya bersikap dengan laki-laki. Cara berpikir laki-laki dan juga mereka bisa belajar bagaimana seharusnya seorang perempuan bisa bersikap terhormat di hadapan laki-laki. Mereka akan tahu dan memahami apa yang disukai atau tidak diskuai seorang laki-laki terhadap perempuan. Mereka akan belajar langsung dari masternya, si Ayah 🙄.
Saya seringkali membiarkan si Ayah me time dengan anak gadisnya. Kadang mereka makan, nonton, sepedaan bareng di minggu pagi, njagong (gantiin posisi emaknya hehehe), atau hanya sekedar jalan ke mall atau toko buku. Tanpa saya, emaknya hehehehe ... Dan hasilnya, mereka lebih suka hang out sama Ayahnya dibanding sama emaknya, hahahahaha ... Entahlah, anak-anak selalu mengidentikan Ayahnya dengan hal-hal yang menyenangkan, having fun (dan memang karakter pak Suami ini orangnya lebih easy going dibanding saya hehehhehe...). He is really a pleasant father.
Meski ketiga anak saya perempuan semua, kehadiran si Ayah sebagai pensuplai ego dan kemandirian, sangat dibutuhkan anak-anak. Maka ... saya dan suami, membuat kesepakatan. Ini adalah saat si Ayah lebih banyak hadir di waktu-waktu mereka. Dan saat ini, saya lihat ... ketiga anak saya dan juga pak suami, menjalankannya dengan enjoy.
#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11





Komentar
Posting Komentar
Terima kasih untuk hadirnya