Meski panas sudah turun, gejala demam sudah hilang, giliran vertigo yang menyerang. Sungguh cobaan banget ngerjain tantangan 30 hari ini. Tapi, selama masih bisa 'awake' beberapa saat, dimanfaatkan saja untuk membuat jurnal.
Dengan tantangan 30 hari berbicara kebaikan, yang format awalnya dalam bentuk podcast, tapi sudah 2 hari ini karena tidak memungkinkan untuk membuatnya, bukan berarti tantangan lalai dikerjakan.
Kondisi saya yang not well dan program WFH buat pak suami dan belajar dengan sistem daring, membuat anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan Ayahnya. Saya lebih banyak berdiam di kamar. Sesekali keluar kamar untuk makan atau minum obat selanjutnya kembali di bawah selimut. Sore tadi, saat kami berkumpul sejenak setelah habis mandi (yes, anak-anak itu paling senang mandi di kamar mandi kami, ortunya. Padahal kamar mandi mereka ada dan baik-baik saja), saya sempat putarkan sebuah video social experiment tentang kekerasan. Ini videonya https://youtu.be/7kiOKNqCMS8
Saya katakan bahwa sikap laki-laki yang baik itu yang tidak menyakiti perempuan. Baik itu secara fisik ataupun mental. Waktu saya tanya, apa yang akan mereka lakukan apabila mendapatkan perilaku seperti itu? Ketiga anak saya langsung menjawab, lawan! Dan mengalirlah diskusi sore tadi soal apa yang harus dilakukan oleh seorang perempuan bila dia akan melawan tindakan yang tidak mereka sukai. Si Ayah mencoba memberikan masukan dan prespektif dari sisi laki-laki. Saya? Lamat-lamat suara anak-anak meredup, ketutupan selimut yang saya tarik hingga sewajah.
Karena anak-anak aktif berdiskusi dari 'pancingan' video yang saya lihatkan. Si Ayah juga jadi aktif menjawab serbuan pertanyaan dari 3 anak perempuannya, hahahahaha.
#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional


Komentar
Posting Komentar
Terima kasih untuk hadirnya