Jurnal Puasa (Mingg Ke IV)


Meski minggu ini hanya empat hari menjalankan puasa, sungguh justru di minggu terakhir ini, terasa sangat berat untuk mengerjakannya.

Saya menentukan puasa di minggu keempat ini adalah puasa untuk tidak menunda pekerjaan kantor dan rajin berolahraga. Dan yang terberat untuk melaksanakannya adalah berolah raga.

Waktu saya banyak tersita dengan kegiatan lain, beberes rumah dan juga masak. Ada empat, lima termasuk saya, yang selama Work from Home ini, selalu keranjingan memamah biak 😁. Jadi setiap pagi (bangun agak siangan), saya prepare untuk belanja. Sepulang belanja, beberes rumah dan masak makanan serta cemilan buat orang serumah. Kegiatan yang kadang sudah menghabiskan waktu saya sampai dengan jam 1 siang! Bahkan sorenya masih dilanjut untuk menggoreng atau mengukus cemilan kami. Sungguh banyak waktu yang saya habiskan di dapur.

Pak suami padahal sudah membelikan sepeda statis agar saya bisa berolahraga di rumah. Tapi, memang semua harus kembali ke niat ya. Karena niatnya gak niat-niat banget, jadi saya merasa bahwa berolahraga itu tidak sepenging atau semenarik beberes rumah, hahahahaha.

Tapi di minggu ini saya belajar bahwa semua yang akan kita kerjakan itu memang harus berawal dari niat yang benar-benar lurus dan kuat. Saya mengakui niat saya sepertinya kurang kuat karena hanya merasa eman-eman sepeda statis itu teronggok manis di garasi.

Tapi, jujur saya mengakui bahwa saya memang harus berolahraga. Karena saya membutuhkan kegiatan tersebut agar saya lebih sehat. Dengan kondisi seperti ini dan usia yang sudah tidak muda, berolahraga rutin adalah sebuah keharusan, ya kan?


#jurnalpuasa
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Komentar