My Slowly Progress (Jurnal Minggu Ke 6)


Pekan ini kami diminta untuk fokus pada kemajuan diri sendiri  di program mentoring ini. Huaaaaa ... rasanya sungguh berat untuk fakus di minggu-minggu ini. Jadwal yang cukup padat dan energi yang terkuras, membuat saya ada di titik ingin segera menyudahi program mentorship ini. 

Ya, semangat yang up down ini, berpengaruh sekali terhadap apa yang harus saya lakukan. Semua orang sudah siap-siap dengan highspeednya, sedangkan saya justru semakin melambat. Adakah yang salah? Pasti ...

Mengobrol dengan mentor saya yang juga sama sibuknya dengan saya, hehehehe ... saya mengakui apa yang selama ini menjadi hambatan dan salah saya di program mentorship ini. Kami menyepakati bahwa ada tujuan besar yang harus saya capai, meski nanti tidak sesuai dengan schedule di BunCek. 

Sebagai mantee, saya melihat mba Mittya, mentor saya, adalah seorang teman yang baik. Meski komunikasi kami tidak terlalu sering, tapi isi percakapa  kami cukup intens. Saya merasa cocok dan terbantu dengan masukan-masukan dari beliau. Saya menganggap beliau sebagai sahabat yang baik dalam berjuang. Ringan hati dan sangat membantu jika saya membutuhkan pertolongan. Supporter yang dapat diandalkan. Mungkin saja bila kami tinggal di kota yang sama, saya dan mbak Mittya bisa menjadi sahabat baik. 

Sebagai mentor, saya merasa kesabaran saya diuji, hahahaha. Beberapa mantee, tidak menjalankan apa yang sudah kami sepakati untuk program mentoring mereka. Tapi, ada juga mantee yang sangat antusias untuk menjalankan programnya. Menyusun rencana belajarnya sendiri atau ada yang beberapa kali mengirimkan video sebagai hasil pembelajaran untuk dapat masukan atau feedback dari saya. Sebagai mentor, saya cukup aktif mengontak teman-teman mantee saya. Memberikan wakyu saya untuk mereka, tapi ya memang ... ada yang meresponnya sangat baik tapi ada juga yang mengabaikannya. Buat saya keberhasilan program mentoring ini tentu saja terletak di diri teman-teman mantee sendiri bukan di saya sebagai mentornya. Kadang saya merasa gagal kalau melihat respon dari teman mantee yang mengabaikan. 

Dan, saat saya meminta pendapat orang disekitar saya tentang kemajuan yang saya alami di program mentoring ini, saya minta pendapat anak-anak saya. Apa yang mereka lihat dan rasakan. Jawaban meraka kompak, " ... aaaahhh bunda bakalan lebih sibuk kalo projectnya goal nih". Duh!!

#jurnalke6
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional



Komentar