Keenakan libur! Itu mah saya, hahahaha. Libur Lebaran selama lebih dari dua pekan, rasanya bikin saya pelan-pelan harus membangkitkan lagi semangat untuk mengikuti dan melanjutkan program mentoring di tahap Bunda Cekatan (BunCek) ini.
Di awal-awal libur sebelum Lebaran, saya sempat dengan beberapa mantee, berdiskusi tentang program ini. Beberapa teman mantee memberi video tambahan sebagai bagian dari proses belajar. Selanjutnya ... kami menikmati liburan Lebaran #DiRumahAja, hehehehehe ...
Dan minggu ini, kami mulai lagi proses belajar di tahap (BunCek). Minggu ini memantapkan dan juga memantau apakah program mentoring yang kami ambil adalah bagian dari mindmap yang dulu kami buat. Alhamdulillah, sampai saat ini, sebagai mantee, program mentoring yang saya ikuti masih masuk dalam mindmap saya. Meski yang khusus tentang bullying tidak ada, tapi bersama mentor saya, mbak Mittya, yang mentoring program tentang pendampingan terhadร p korban kekerasan terhadap anak dan wanita, saya sangat terbantu. Tentu saja program ini bagian dari keinginan saya untuk lebih total berkecimpung di kampanye Anti Bullying.
![]() |
| Mindmap saya |
Adakah yang berubah dari mindmap saya dengan tujuan dan apa yang saya pelajari di program mentoring ini? Ada. Sedikit perubahan yang saya lakukan terhadap apa yang saya tulis sebelumnya di mind map. Seperti, saya ingin menjadi konselor anti bullying, tapi sewaktu berbincang-bincang dengan mentor saya lewat video call, saya menyadari bahwa saya merasa lebih nyaman sebagai konseptor (programmer) untuk program-program kampanye. Maka di pekan ini, saya merubah sedikit jalur saya, dari yang berusaha menjadi konselor merubahnya menjadi konseptor untuk program kampanye anti bullying. Hasil perubahan ini adalah The Kindness Project yang akan saya usahkan untuk bisa segera direalisasikan. Project yang cukup lama mengendap dalam kepala saya dan mandeg begitu saja.
Selain itu, saya juga merubah keinginan saya menjadi YouTuber. Setelah mencoba-coba beberapa aplikasi,o saya jauh merasa nyaman dengan konsep podcast melalui Anchor. Dan jadilah channel podcast saya di anchor. Awalnya, channel ini dikhususkan untuk mengerjakan tantangan 30 hari. Tapi, ini akan segera saya rubaj format dan mengkreatifkannya menjadi lebih enak untuk di dengar. Obrolan Bunda, adalah obrolan saya di Anchor yang akan menajdi project idealisme saya.
Yep, itulah perubahan yang saya lakukan di pekan ketiga ini. Perubahan baru, yang akan lebih mampu membuat saya lebih maksimal dalam mengolah potensi diri. THE NEW ME, hahahahaha. Ya, benar jugakan ... konsep The New Me ini adalah konsep yang diperbaruhi demi kebaikan saya. Konsep yang benar-bener gue banget!
Meski ada hal-hal yang saya rubah dalam mindmap, tujuan utama saya masih sama, yaitu berkutat dibidang komunikasi, masih berkutat dengan keinginan saya menjadi seorang pembicara yang baik, seorang influencer yang bisa memiliki pengaruh yang baik dan inspiratif. Masih nyambung bangetlah mak ๐๐.
Nah, sebagai mentor, pekan ini juga saya meminta teman-teman mantee untuk meninjau ulang lagi, sejauh mana keinginan mereka untuk tetap berada di program mentoring ini. Alhamdulillah, empat orang mantee tetap ingin melanjutkan, meski dengan 'kendala' masing-masing.
Saya tentu saja menyediakan waktu untuk mendiskusikan tujuan masing-masing teman mantee. Memberikan mereka masukan bila memang diperlukan. 'Meluruskn' tujuan mereka biar tetap on the track.
Pada akhirnya, kita semua memang berharap bahwa program mentoring ini bisa memberi dampak baik untuk pertumbuhan kita sebagai pribadi. Memaksimalkan potensi yang kita miliki, melalui proses setahap demi setahap. Hingga akhirnya kita benar-benar bisa lahir sebagai kupu-kupu cantik yang sempurna. Can't wait.
#jurnalke3
#tahapkupu-kupu
#buncek1
#institutibuprofesional





Aku kangen KLIK... kakak. Semoga pandemi segera berlalu, kangen kiss khas mbak Indah hahahha. Sehat2 ya mbak...
BalasHapusHahahahaha ... iya, akuoun kangen KLiK dan rencanaku masih mandeg. Rasanya "blah blah" banget periode ini
Hapus